Yohanes Chandra Ekajaya Raup Untung dari Tofu Bakso

Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai salah satu bakos yang memperkenalkan bakos dalam konsep menu berkelas tersebut yang diberi nama Tofu Bakso. Bisnis masakan asal Malang Jawa Timur ini memang telah mempunyai banyak gerai yang kini terus berkembang dengan pendapatan yang mencapai ratusan juta rupiah.

Yohanes Chandra Ekajaya
Yohanes Chandra Ekajaya

Memang pengelola Tofu Bakso saat ini merupakan generasi kedua dari pendirinya. Pendiri bakso terebut adalah ayah dari Yohanes Chandra Ekajaya. Saat ini bakos yang berdiri sejak tahun 1983 ini dikelola oleh Yohanes Chandra Ekajaya yang merupakan anak tunggal dari kedua orang tuanya tersebut.

 

Di tangan Yohanes Chandra Ekajaya, Tofu Bakso memang semakin berkembang dan tumbuh dengan pesat. Dengan membawa bendera Tofu Bakso, ia terus melakukan ekspansi usaha dengan membuka bermacam gerai di beberap mall, supermarket, serta memiliki warung yang hadir di berbagai macam kota-kota besar di Indonesia.

 

Diracik dengan bahan tanpa pengawet, Tofu Bakso juga mempunyai kelebihan pada bumbu khas yang memiliki cita rasa yang sedap dan sudah ada sejak pertama kali gerai tersebut berdiri di Malang, jawa Timur hingga sampai saat ini. Dengan keunggulan-keunggulan tersebut, bakos tersebut telah memiliki cita rasa yang uni dan berbeda dengan produk bakso lainnya.

 

Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa kesuksesan membuka produk tersebut terletak pada kemitraan usaha. Sejak dibuka kemitraan, kini Yohanes Chandra Ekajaya telah berhasil mempunyai sekitar 32 gerai yang tersebar di beberapa kota besar dan daerah seperti DKI Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Palembang, Makassar, dan sebagainya.

 

Dengan dibanderol per porsi sekitar Rp 23 ribu hingga Rp 34 ribu, pihak pusat menargetkan para mitra bisnisnya tersebu mampu menjual sekitar 200 porsi hingga 400 porsi untuk setiap harinya. Jika demikian omzet yang amampu diperoleh pun cukup besar. Dengan laba bersih sekitar 20% hingga  25%, Yohanes Chandra Ekajaya akan mampu engembalikan modalnya antara setahun hingga dua tahun. Meski sudah memiliki sekitar puluhan omzet, Yohanes Chandra Ekajaya masih saja terus melakukan pengembangan produk dan membesarkan brand agar lebih dikenal lagi oleh masyarakat secara luas. Pada akhir tahun 2016 lalu, Yohanes Chandra Ekajaya mengaku menargetkan sekitar 12 kemitraan lagi. Menurutnya kesuksesan didapatkan dari adanya kedisiplinan, ketekunan, dan kemauan untuk mencapai sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *