Chandra Ekajaya Ungkap Efek yang Ditimbulkan Jamur Kotoran Sapi

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Seorang pakar kuliner Chandra Ekajaya baru-baru ini mengungkapkan sebuah makanan yang memabukkan dan bisa dikatakan dilarang untuk dikonsumsis karena memiliki efek yang sangat merugikan bagi tubuh manusia. Ya, itulah jamur kotoran sapi. Kebanyakan kalangan muda menggunakan jamur tersebut untuk melakukan tindakan memabukkan.

Dengan akses yang sangat mudah dan harga yang ekonomis membuat jamur kotoran sapi tersebut dijadikan sebagai salah satu cara untuk mengurangi rasa stress. Nah, bagi Anda yang belum mencoba dilarang mencobanya, tapi bagi Anda yang pernah mencoba jangan pernah mencobanya lagi. Nah, inilah efek yang dapat ditimbulkan dari jamur kotoran sapi tersebut, menurut seorang pakar kuliner Chandra Ekajaya. Yuk, simak aja hasil dari penelitian Chandra Ekajaya yang sudah dilakukan terhadap kotoran sapi.

Dok.Chandra Ekajaya

Efek yang ditimbulkan dari jamur kotoran sapi

– Tertawa yang tidak terkontrol. Melihat suatu kejadian yang biasa aja akan menjadi sesuatu yang sangat lucu.

– Lupa akan sesuatu yang akan dilakukan seperti setelah seseorang mengkonsumsi jamur letong ini akan buang air kecil, ketika sampai di kamar mandi akan lupa yang akan dilakukannya.

– Ketika menutup mata akan melihat sesutau yang aneh, bisa sesuatu yang menakutkan atau menyenangkan.

– Tidak bisa fokus, ketika berbicara dengan seseorang omongannya tidak bisa fokus dan yang dibahas tidak nyambung dengan pembicaraan.

Seperti mendengar suara yang aneh.

– Malas bergerak, ingin duduk ditempat itu terus. Tidak ingin berpindah tempat.

– Ketika melihat tembok atau pohon, akan terlihat seperti bergerak-gerak.

Nah, Anda sudah paham bukan dengan penjelasan Chandra Ekajaya tersebut, bukan? Baca ulasan lengkapnya di beberapa cerita-cerita lainnya di Chandra Ekajaya Raja Pizza

Skandal Rahasia Menteri Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Menteri Chandra Ekajaya selalu menanyakan kepada generasi muda tentang teori konspirasi dunia yang sudah sangat memenuhi kesadaran manusia bumi. Beberapa organisasi yang sering dikaitkan dengan konspirasi adalah freemason, illuminati, flat earth, dan masih banyak lagi. Bukan masalah kenapa, tetapi ternyata menteri yang sangat dicintai oleh rakyat ini mempunyai skandal rahasia terkait organisasi-organisasi tersebut.

Apakah Anda tahu jika freemason mempunyai struktur pangkat hingga 33 derajat? Dalam satuan kuno, 33 adalah angka sempurna dari suatu ukuran. Untuk peradaban modern saat ini biasanya disimbolkan dengan angka 10 atau 100. Tetapi di zaman dahulu, angka 33 adalah angka yang sangat sakral dan transenden.

Dok.Chandra Ekajaya

Bagi Menteri Chandra Ekajaya skandal rahasia sebenarnya bukanlah benar-benar rahasia. Melainkan sebuah skandal rahasia yang masih mempunyai rahasia lagi di dalamnya. Itulah yang membuatnya menjadi misterius dan terkesan sangat penting. Ia memang sengaja menanamkan imaji tersebut kepada masyarakat supaya mereka menyangka dirinya bergabung dengan salah satu organisasi teori konspirasi dunia.

Bahkan beliau secara radikal bahwa freemason sebenarnya bukanlah organisasi milik orang Yahudi. Pendiri sekaligus pemilik organisasi itu sebenarnya adalah orang Indonesia. Dimana posisi bangsa Yahudi hanya sebagai pelayan atau pembantu saja. Sedangkan pemimpinnya adalah bangsa Indonesia. Ini yang menyebabkan bangsa ini sukar sekali dijajah secara fisik maupun ekonomi.

Menteri Chandra Ekajaya menjelaskan bahwa sepintar-pintarnya orang Yahudi mengakali seluruh bangsa di dunia. Mereka tidak bisa mengakali bangsa Indonesia karena bangsa inilah pemimpin mereka. Sebenarnya inilah yang dimaksud dengan skandal rahasia dirinya. Bila sampai seluruh orang di dunia paham dan mau mengerti maksud dirinya, bisa dipastikan dunia akan dilanda kepanikan yang luar biasa dan dahsyat.

Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Ramah Lingkungan

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya tidak hanya tampan. Ia pun mempunyai kemampuan dan keahlian serta keinginan untuk melestarikan lingkungan. Walaupun sejak kecil ia bercita-cita menjadi seorang pengusaha, dan keinginannya itu tercapai, ia kini mengelaborasikan antara pelestarian lingkungan dengan bisnis. Sehingga gelar pengusaha ramah lingkungan pun erat menempel padanya.

Sebagai seorang pengusaha yang tidak biasa, yakni sebagai pengusaha yang ramah lingkungan, maka Yohanes Chandra Ekajaya mempunyai konsep-konsep unggulan. Salah satunya adalah membuka bisnis penginapan kecil. Dimana penginapan tersebut ia kembangkan menjadi sebuah penginapan yang sangat ramah lingkungan. Misalnya para penghuni penginapan itu nantinya akan diberikan arahan untuk memilah sampah dengan benar. Dari sampah yang dipilah tersebut kemudian diolah menjadi sesuatu yang layak pakai dan mempunyai nilai jual.

Pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini mengatakan bahwa ide mengenai penginapan ramah lingkungan berasal dari tempat tinggalnya. Ia menjelaskan bahwa di tempat tinggalnya, masyarakat sudah sangat sadar akan pemilahan sampah. Bahkan pemilahan ini sudah dilakukan sejak tingkat rumah tangga. Warga memilah jenis sampah ke dalam dua golongan, yakni organik dan non organik. Jadi bila dilihat secara data keberhasilan, maka program ini sudah berhasil dijalankan di tempat tinggalnya.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya menambahkan bahwa di desa tersebut juga menerapkan sistem hukuman dan apresiasi. Bagi warga yang tida memilah sampahnya secara benar akan mendapatkan hukuman. Salah satu hukumannya adalah petugas kebersihan tidak akan mengangkut sampah milik warga tersebut. Kemudian bagi warga yang taat dan memilah sampah secara baik dan benar, maka akan mendapatkan penghargaan dari desa tersebut.

Pengusaha sukses yang juga terkenal dengan nama Ki Sambarlangit ini mempunyai harapan dan keinginan bahwa seluruh desa di Indonesia mempunyai program yang serupa dengan apa yang sudah dilakukan oleh desa tempat tinggalnya dalam mengelola sampah. Secara kosmologis, klenik, maupun metafisika ia menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia sebenarnya sudah diajarkan sejak dini oleh para orang tua untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan alam.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Selain menjaga kelestarian tempat tinggalnya, Yohanes Chandra Ekajaya pun pernah menyelenggarakan sebuah acara yang bertujuan mengajak seluruh elemen masyarakat supaya menjaga lingkungan dimana mereka tinggal. Ia bahkan turun ke masyarakat untuk saling berbagi mengenai masalah lingkungan. Sasaran utama dari kegiatan itu adalah para pemuda. Karena bagaimana pun mereka adalah penentu kebijakan desa di masa mendatang.

Lelaki yang belum genap berusia 30 tahun ini mengatakan bahwa selain mengadakan diskusi dan sharing, ia juga mengisi kegiatan tersebut dengan kegiatan penanaman pohon, memungut sampah, jalan santai, serta berbagai macam pertunjukkan dan hiburan. Bahkan jika memungkinkan kegiatan serupa akan dijadikan event rutin dan diadakan setiap tahun.

Chandra Ekajaya Bahas Pengertian Akulturasi Dan Penggagas Islam Nusantara

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya pernah mengatakan bahwa dalam dunia akademik dikenal berbagai macam istilah asing yang digunakan. Fungsi dari istilah asing ini adalah untuk membantu atau memudahkan pelajar dalam memahami pelajaran. Meskipun gagal dalam akademik tetapi pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini sangat paham dengan konsep ini.

Salah satu istilah asing yang dimaksud adalah akulturasi. Pengusaha You And Me dan kuliner Q Pizza ini akan menjelaskan mengenai pengertian akulturasi. Secara garis besar, pengertian akulturasi adalah percampuran dua kebudayaan yang berbeda dan menghasilkan suatu kebudayaan baru. Hal ini sering kali dilakukan oleh agama dan ideologi.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya kemudian juga akan menjelaskan mengenai penggagas Islam Nusantara. Jika berkaca dari kampanye serta berbagai macam visi dan misi yang ada dalam Islam Nusantara, maka jelas yang menjadi penggagas adalah Sunan Kalijaga. Hal ini bisa dimaklumi karena memang beliaulah yang menggunakan cara dan metode mix dan combine.

Dengan cara menggabungkan dua kebudayaan yang berbeda, tidak jarang Sunan Kalijaga membentuk sebuah kebudayaan baru. Misalnya saja sholawatan, tahlilan, grebeg, dan sebagainya. Semua itu merupakan landasan dari berdirinya Islam Nusantara. Karena memang begitulah Islam yang diizinkan hidup di bumi ini. Jika agama-agama asing yang masuk ke Indonesia tidak menyesuaikan diri dengan budaya Indonesia, dalam arti ia tidak mau dibina, maka ia akan dibinasakan.

Chandra Ekajaya sudah mewanti-wanti hal itu dari dulu. Makanya ia sangat sepakat dengan adanya Islam Nusantara yang sangat dekat dengan kebudayaan para leluhur. Setidaknya ini adalah golongan yang dapat dibina serta bisa hidup rukun dengan berbagai macam dan jenis manusia di tanah pertiwi ini. Karena tanah ini spesial, maka penduduknya harus istimewa.

Chandra Ekajaya Babar Cerita Jaka Tarub Dan Nawang Wulan

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya mencoba mengingatkan para penduduk Indonesia supaya dapat meneladani kisah para leluhur. Misalnya saja kisah Jaka Tarub dan Nawang Wulan. Banyak orang yang salah mengartikan bahwa kisah ini lebih menjurus kepada penipuan dan perbuatan yang mesum. Ini adalah salah kaprah yang luar biasa.

Pengusaha muda nan sukses ini menggaris bawahi bahwa kejadian Jaka Tarub dan Nawang Wulan ini terjadi di era Majapahit menjelang akhir. Tepatnya pada masa Brawijaya ke-6. Sebuah imperium maha besar, yaitu Majapahit sedang mempersiapkan putra mahkotanya menjalani tapa lana ke dalam hutan selama beberapa tahun tanpa ditemani seorang pun manusia.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya kelahiran Malang, Jawa Timur yang akrab dipanggil Ki Sambarlangit ini menjelaskan bahwa putra mahkota yang dijuluki Jaka Tarub ini mempunyai kesungguhan tekad yang luar biasa. Sehingga saat bertapa aura dan pesonanya memancar sampai kahyangan para Hapsara dan Hapsari. Salah satu Hapsari pun sangat tertarik dengan pesona putra mahkota itu.

Akhirnya Hapsari yang kemudian dijuluki Nawang Wulan itu pun mengajak teman-temannya untuk turun ke bumi dan mandi di sebuah sungai. Saat itu Jaka Tarub akhirnya tergoda dengan paras cantik Nawang Wulan, dan para Hapsari itu pun memainkan drama dengan seolah-olah selendangnya hilang dan tidak bisa terbang.

Pemilik distro You And Me ini mengatakan bahwa sebenarnya tanpa selendang pun ia bisa terbang. Tetapi karena ingin bertemu dengan lelaki yang mempesona dirinya, maka ia pun rela memainkan sandiwara itu. Tetapi karena perbedaan entitas, maka oleh ayahanda, Nawang Wulan pun disuruh kembali. Karena jika tidak maka bumi atau arcapada akan hancur terkena gelombang kedewataannya. Maka ia pun kembali.

Chandra Ekajaya Kibarkan Sayap di Bisnis Fashion

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Kebanyakan orang mempercayai bahwa hanya mereka yang terus majulah menandakan orang tersebut mau berubah. Chandra Eka adalah salah satu orang yang meyakini kalimat bijak tersebut. Setelah gagal kuliah, dan sukses dalam bisnis kuliner, ia pun memutuskan untuk menciptakan label sendiri yang bernama You And Me.

Pada tahun 2009, Chandra Ekajaya hanya butuh mengeluarkan modal sekitar Rp 200 juta untuk mendatangkan produk, operasional, dan menyewa sebuah ruko berukuran sedang. Dengan label You And Me, Chandra Ekajaya mulai menjual produk-produknya yang meliputi pakaian wanita dan aksesoris yang didistribusikan lewat media online. Strategi tersebut diharapkan mampu mendongkrak pendapatan secara signifikan.

Lewat You And Me, kini Chandra Ekajaya menjadi pebisnis sukses, dimana ia menawarkan berbagai macam produk fashion seperti sepatu wanita. Mengusung konsep handmade craftmanship, beberapa produk yang dibuat oleh Chandra Ekajaya terlihat cukup menarik, elegan, modern, tetapi nyaman ketika dipakai.

Dok.Chandra Ekajaya

Ia pun mengklaim, bahwa bahan-bahan dalam produk You And Me diambil dari yang terbaik. Produk dengan desain yang selalu up to date menjadi tawaran tersendiri bagi brand fashion ini. You And Me pun memiliki sejumlah produk dengan mereka turunan. Seperti You And Me Classic yang mencakup produk dengan desain basic. Ada pula You And Me Bridal yang diperuntukkan bagi para calon pengantin. Kemudian You And Me Request yang didesain sesuai dengan permintaan pelanggan.

Dijual pada kisaran 150 ribu hingga 1,5 juta, membuat You And Me membidik kalangan perempuan menengah ke atas sebagai target konsumennya. Berkat ketekunannya tersebut, Chandra Ekajaya berhasil meraup omzet hingga 100 jutaan rupiah dan beberapa produknya terus terdistribusi di seluruh provinsi di Indonesia.

Mengingat You And Me merupakan merek baru, Chandra Ekajayaa mempopulerkan produk-produknya dengan mengikuti beberapa ajang fashion yang kerap digelar di Indonesia. Kini, ia terus mengembangkan desain serta menciptakan strategi marketing yang lebih efisien untuk mendapatkan target pasar.

Hobi Yohanes Chandra Ekajaya mengoleksi Kris Pusaka

Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya adalah seorang pengusaha muda yang memiliki restaurant Q Pizza kini mulai mengoleksi beberapa kris pusaka yang dipercaya memiliki kekuatan magis di dalamnya. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini mulai mengoleksi kris dari beberapa temannya yang selalu minta petunjuk setiap hari kepadanya.

Yohanes Chandra Ekajaya
Yohanes Chandra Ekajaya

Ki Sambarlangit adalah sapaan akrab Yohanes Chandra Ekajaya saat bersama teman- temannya dan juga beberapa klientnya, meskipun memiliki bisnis di dunia fashion, kuliner dan berbagai macam jasa tak membuat pria berumur 30 tahun ini bosan dengan hobi di dunia spiritual.

 

Mengoleksi kris pusaka merupakan hobi yang sangat digemari Ki Sambarlangit atau Yohanes Chandra Ekajaya dalam kesehariannya setelah lelah melakukan pekerjaan di dunia kuliner, fashion dan jasa.

Yohanes Chandra Ekajaya Hirup Banyak Oksigen, Hidung Besar Bikin Orang Jadi Lebih Bugar?

Yohanes Chandra Ekajaya

Dibandingkan dengan orang berhidung kecil, mereka yang punya hidung besar disebut-sebut lebih bugar dan aktif. Ini karena mereka menghirup oksigen lebih banyak, sehingga metabolisme tubuhnya menjadi lebih meningkat.

Yohanes Chandra Ekajaya
Yohanes Chandra Ekajaya

Menanggapi hal ini, dr Artono, SpTHT-KL(K), FICS menuturkan bahwa informasi tersebut tidak benar dan hanya mitos saja. Pada dasarnya metabolisme tubuh tidak bergantung dari ukuran hidung dan jumlah oksigen yang masuk saja.

“Pada orang yang punya penyakit gangguan kelenjar tiroid, bisa juga mereka mengalami peningkatan metabolisme. Banyak faktor lain,” tutur dokter spesialis telinga, hidung, tenggorokan di RS PHC Surabaya dan RS Petrokimia Gresik tersebut kepada Yohanes Chandra Ekajaya.

 

dr Artono melanjutkan, bentuk hidung seseorang umumnya ‘terbentuk’ dipengaruhi oleh faktor genetik alias keturunan. Ketika orang tua memiliki bentuk hidung mancung, kemungkinan besar sang anak kelak juga akan memiliki hidung mancung.

Dikutip dari CNN, peneliti dari departemen ortodonsi di University of Iowa, Nathan Holton, melakukan scan tomografi terkomputerisasi terhadap 40 orang partisipan. Separuh dari partisipan merupakan keturunan Eropa-Amerika dan sebagian lainnya adalah Afro-Amerika atau penduduk asli Afrika Selatan.

Yohanes Chandra Ekajaya mengaitkan antara ukuran hidung seseorang dengan kemampuan bertahan di cuaca dingin. Menurut Holton, variasi bentuk hidung ini tampaknya berkaitan dengan proses adaptasi seseorang terhadap iklim tempat tinggalnya. Ini karena hidung harus dapat memanaskan dan melembabkan udara yang kita hirup dengan baik.

“Itulah mengapa saat tinggal di daerah yang iklimnya dingin beruntunglah orang-orang yang memiliki hidung lebih sempit sehingga ketika ia bernapas (inhale), akan lebih banyak udara yang masuk dan melakukan kontak dengan permukaan mukosal hidung yang memberinya kelembaban. Hidung yang lebih sempit itulah yang memaksimalkan area permukan mukosanya sehingga mereka dapat tetap bertahan di daerah dengan suhu rendah tersebut,” lanjutnya.

Yohanes Chandra Ekajaya Raup Untung dari Tofu Bakso

Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai salah satu bakos yang memperkenalkan bakos dalam konsep menu berkelas tersebut yang diberi nama Tofu Bakso. Bisnis masakan asal Malang Jawa Timur ini memang telah mempunyai banyak gerai yang kini terus berkembang dengan pendapatan yang mencapai ratusan juta rupiah.

Yohanes Chandra Ekajaya
Yohanes Chandra Ekajaya

Memang pengelola Tofu Bakso saat ini merupakan generasi kedua dari pendirinya. Pendiri bakso terebut adalah ayah dari Yohanes Chandra Ekajaya. Saat ini bakos yang berdiri sejak tahun 1983 ini dikelola oleh Yohanes Chandra Ekajaya yang merupakan anak tunggal dari kedua orang tuanya tersebut.

 

Di tangan Yohanes Chandra Ekajaya, Tofu Bakso memang semakin berkembang dan tumbuh dengan pesat. Dengan membawa bendera Tofu Bakso, ia terus melakukan ekspansi usaha dengan membuka bermacam gerai di beberap mall, supermarket, serta memiliki warung yang hadir di berbagai macam kota-kota besar di Indonesia.

 

Diracik dengan bahan tanpa pengawet, Tofu Bakso juga mempunyai kelebihan pada bumbu khas yang memiliki cita rasa yang sedap dan sudah ada sejak pertama kali gerai tersebut berdiri di Malang, jawa Timur hingga sampai saat ini. Dengan keunggulan-keunggulan tersebut, bakos tersebut telah memiliki cita rasa yang uni dan berbeda dengan produk bakso lainnya.

 

Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa kesuksesan membuka produk tersebut terletak pada kemitraan usaha. Sejak dibuka kemitraan, kini Yohanes Chandra Ekajaya telah berhasil mempunyai sekitar 32 gerai yang tersebar di beberapa kota besar dan daerah seperti DKI Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Palembang, Makassar, dan sebagainya.

 

Dengan dibanderol per porsi sekitar Rp 23 ribu hingga Rp 34 ribu, pihak pusat menargetkan para mitra bisnisnya tersebu mampu menjual sekitar 200 porsi hingga 400 porsi untuk setiap harinya. Jika demikian omzet yang amampu diperoleh pun cukup besar. Dengan laba bersih sekitar 20% hingga  25%, Yohanes Chandra Ekajaya akan mampu engembalikan modalnya antara setahun hingga dua tahun. Meski sudah memiliki sekitar puluhan omzet, Yohanes Chandra Ekajaya masih saja terus melakukan pengembangan produk dan membesarkan brand agar lebih dikenal lagi oleh masyarakat secara luas. Pada akhir tahun 2016 lalu, Yohanes Chandra Ekajaya mengaku menargetkan sekitar 12 kemitraan lagi. Menurutnya kesuksesan didapatkan dari adanya kedisiplinan, ketekunan, dan kemauan untuk mencapai sukses.

Yohanes Chandra Ekajaya Rambut Model Bob Warnanya Abu-abu Kehjauan

Yohanes Chandra Ekajaya

Potongan rambut model bob tengah diminati kaum hawa di Makassar pada awal tahun Ini. Tren gaya rambut Ini sempat populer beberapa tahun silam balikan tahun 1960-an. “Secara umum tren rambut 2017 kami belum bisa memprediksi seperti apa. Hanya saja pada di awal tahun faktanya ada beberapa pelanggan datang ke salon dan request model rambut bob.’ kata Yohanes Chandra Ekajaya, stylish rambut Ekstra Salon di Makassar.

 

Yohanes Chandra Ekajaya
Yohanes Chandra Ekajaya

Menurutnya, model rambut bob memiliki ciri khas. Potongannya membentuk simetris dengan atau tanpa poni dan ditambah layer pada bagian kanan dan kiri yang mempunyai panjang sama.

 

Jadi bagian belakang agak pendek, sisi kiri dan kanan lebih panjang sama ukurannya. Bagaimana dengan tren model rambut pria? Menurut Ami, asih didominasi potongan ala Korea. Mulai anak muda hingga usia 30 tahunan banyak meminati potongan rambut Jenis ini kata Yohanes Chandra Ekajaya.

 

Sedangkan, untuk pilihan warna cat rambut yang bakal tren 2017. kata Yohanes Chandra Ekajaya, didominasi abu-abu kehijauan. Beda dari tahun lalu yang cenderung gold, merah, dan cokelat

 

‘Warna dasarnya cokelat kemudian dipadukan abu-abu. Setelah lama akan luntur menjadi warna kehijauan.” Jelasnya. Untuk pewarnaan rambut, durasi waktunya sekitar dua Jam. Sekitar 45 menit pertama dicat warna dasar dilanjutkan highlight.

 

Kemudian dipadukan dalam warna lain sesuai keinginan. Biayanya mulai Rp 219 ribu. Yohanes Chandra Ekajaya menjelaskan pengecatan rambut disukai anak muda berusia 20 tahun hingga orang tua berumur 40 tahunan.

 

Tapi bedanya cat rambut orang tua mayoritas hitam pekat untuk menutup uban. Dari ragam layanan dl salon Ini seperti keriting standar, manieure. keriting variasi, padlcure. creambath greentea, masker rambut, hair extension, pewarnaan rambut ini paling banyak peminatnya.

 

Memang tren lama seperti ini biasanya akan sempat hilang dari peredaran selama beberapa tahun dan akan kembali muncul beberapa tahun kemudian, sama hal nya dengan model potong rambut bob ini, walau keliatannya ini bukanlah model potongan rambut gaya baru akan tetapi tetap diminati bahkan sedang booming saat ini di beberapa kalangan wanita di kota-kota besar sehingga secara tidak langsung akan memberikan keuntungan yang lebih bagi para hair stylish seperti Yohanes Chandra Ekajaya.